Contoh Pantun Nasehat dan Maknanya

Contoh Pantun Nasehat dan Maknanyasyairko.com | Apa yang kamu lakukan jika gurumu berkata, buatlah pantun nasehat dan maknanya?

Atau buatkan contoh pantun jenaka dan contohnya?

Tidak perlu cemas, kamu ketik saja syairko.com maka kamu mendapatkan banyak kumpulan pantun.

Coba saja kamu lihat contoh pantun nasehat anak-anak.

Di situ banyak kumpulan pantun tentang rajin belajar, nasehat orang tua, pendidikan, disiplin, dan masih banyak lagi.

Sekarang kita masih membuat pantun nasehat juga, tetapi akan disertai dengan maknanya.

 

Syarat-Syarat Pantun Yang Baik 

Apa syarat pantun yang baik?

Pantun yang baik minimal memiliki 5 ciri.

  1. 1 bait terdiri dari 4 baris
  2. baris ke-1 dan ke-2 adalah sampiran
  3. baris ke-3 dan ke-4 adalah isi
  4. satu baris terdiri dari 8-12 suku kata
  5. pantun bersajak abab atau aaaa

Nah, itulah yang beberapa ciri khusus yang hanya dimiliki oleh pantun.

Contoh pantun:

Besar puntung gesek bergesek
Nyalanya belum sampai sejengkal
Besarlah untung berhidung pesek
Kalau mencium sampai kepangkal

 

Contoh Pantun Nasehat dan Maknanya 

Di bawah ini adalah akan dibuatkan beberapa contoh pantun nasehat dan maknanya.

Pantun-pantun yang dicontohkan adalah pantun campuran dari berbagai jenis pantun. Misalnya pantun Melayu klasik dan modern.

 

[1]

Wahai ananda kuntum pilihan
Syarak dan sunnah jangan abaikan
Berbuat baik janganlah segan
Supaya engkau dirahmati Tuhan

 

Makna Pantun:

Makna yang terkandung dalam pantun di atas adalah agar kita selalu berbuat baik. Sebab dengan banyak berbuat baik Tuhan akan merahmati kita.

Rahmat adalah kasih sayang.

Jadi jika berbuat baik, kita mendapatkan kasih sayang Tuhan.

Misalnya kita sering membantu teman, temanpun tidak akan segan membantu kita. Bantuan dari teman merupakan kasih sayang Tuhan.

Oleh karena itu selalu berbuat baik agar Tuhan selalu menyanyangi kita.

Berbuat baiklah pada orang tua; pada kakak dan adik, saudara-saudara, dan teman. Hormati guru di sekolah. Semua itu adalah perbuatan baik yang bisa kamu lakukan agar Tuhan sayang padamu.

 

[2]

Jika angin berputar-putar
Layang-layang tak terkejar
Jika adik ingin pintar
Rajin-rajilah belajar

 

Makna Pantun:
Makna pantun pada bait kedua adalah nasehat agar kita rajin belajar.

Dengan belajar kita bertambah pintar. Tanpa belajar pasti menjadi bodoh.

Orang-orang yang rajin belajar tidak hanya pintar, mereka juga tekun. Tekun belajar dan bekerja menjadikan kita mudah meraih masa depan cerah.

Bermainlah sepuasnya. Tetapi jangan melupakan belajar.

Kadang-kadang belajar dan sekolah sangat susah, akan tetapi di waktu dewasa kita akan senang.

Seperti yang diungkapkan pepatah dalam bentuk pantun…

berakit rakit ke hulu
berenang renang ke tepian
bersakit sakit dahulu
bersenang-senang kemudian

Lebih baik bersusah-susah belajar, kemudian bersenang-senang dan bahagia di masa depan.

 

Baca juga: 100 Bait Pantun Cinta Romantis Gombal

 

syairko.com

 

Mari kita lanjutkan lagi dengan pantun-pantun lainnya.

 

[3]

Air tajin dalam wadah
Dalam mulut ada ludah
Rajinlah beramal ibadah
Agar hidupmu menjadi mudah

 

Maknanya

Pantun nasehat berisikan pesan orang tua kepada anak agar anaknya rajin mengerjakan amal ibadah.

Dengan beribadah, hidup ini menjadi mudah.

Orang yang rajin beribadah diberi ketentraman dalam hati. Jiwanya juga sangat khusu’.

Mereka juga sangat bahagia dalam menjalani hidup ini.

Oleh karena itu, siapapun jangan pernah melupakan ibadah kepada Tuhan. Karena manfaat dari ibadah itu kita sendiri yang merasakannya.

Sedangkan orang yang tidak mau beribadah hatinya pasti susah. Pikirannya resah. Jiwanya gelisah.

 

Contoh Pantun Nasehat Dan Maknanya Tentang Pendidikan

Pendidikan amatlah penting.

Orang yang terdidik dan tidak terdidik sangat berbeda jauh. Baik dari pengetahuan maupun akhlaknya.

Oleh karena itu, setiap orang yang ingin mendapatkan kehidupan yang baik maka ia harus mendidik dirinya sendiri.

Dan inilah beberapa kumpulan contoh pantun nasehat dan maknanya.

 

[4]

Air melurut ke tepian mandi
Kembang berseri bunga senduduk
Elok diturut resmi padi
Semakin berisi semakin tunduk

 

Maknanya

 

Jadilah orang yang rendah hati seperti padi.

Padi semakin tunduk apabila berisi. Begitu pula seharunya kita, semakin pandai, semakin pintar, semakin kaya, semakin rendah hati.

Jangan sebaliknya, semakin pandai justru semakin sombong.

Atau semakin kaya semakin angkuh.

 

[5]

Naik perahu di haluan
Air beriak di bagian bawah
Kalau ilmu tidak diamalkan
Ibarat pohon tidak berbuah

 

Maknanya

Pantun nasehat di atas mengisyaratkan agar kita rajin menuntut ilmu.

Setelah memiliki ilmu, kita mesti mengamalkannya.

Sebanyak apapun ilmu yang dimiliki, jika tidak diamalkan diibaratkan pohon yang tidak berbuah.

Maka dari itu, berusahalah untuk mengamalkan ilmu yang sudah didapatkan.

 

[6]

Ke hulu membuat pagar,
Jangan terpotong batang durian;
Cari guru tempat belajar,
Supaya jangan sesal kemudian.

 

Pantun Melayu klasik di atas menekankan agar kita mencari guru untuk belajar.

Pada dahulu, biasanya anak-anak belajar agama untuk bekal di dunia maupun di akhirat. Dengan belajar agama, mereka semakin arif, budiman, dan berakhlak baik.

Setiap sore anak-anak pergi ke surau, mengaji pada ustadz.

Mengapa kita harus belajar?

Pantun di atas mengatakan agar kita tidak menyesal di kemudian hari.

Orang-orang yang kurang berilmu biasanya sempit hidupnya, dangkal pemikirannya.

Sebaliknya orang yang berilmu lapang hidupnya, dalam pikirannya, dan bijaksana sikapnya.

 

Contoh Pantun Nasehat dan Maknanya Mengenai Belajar Agama

Agama merupakan landasan hidup.

Oleh karenanya sangat penting untuk belajar ilmu agama.

Setelah mempelajarinya, kita kemudian berusaha mengamalkannya semampu mungkin.

Di bawah ini kumpulan contoh pantun nasehat agama disertai penjelasan maknanya.

 

[7]

Di tepi kali saya menyinggah
Menghilang penat menahan jerat
Orang tua jangan disanggah
Agar selamat dunia akhirat

 

Maknanya:

Jadilah anak yang shaleh.

Yakni taat kepada orang tua. Turuti apa perintah ibu dan bapak.

Dengan menuruti perintah dari orang tua, maka kita akan selamat di dunia dan akhirat.

Perintah untuk mentaati orang tua merupakan perintah Tuhan. Keridhaan Tuhan berada dalam keridhaan kedua orang tuanya.

Oleh karenanya belajarlah menjadi anak yang shaleh dan shalehah.

Bukan saja bahagia di dunia ini, keshalehan membawa kita menuju kebahagiaan di akhirat.

 

[8]

Batu bata jangan digulung
Api dupa di bawah bayang
Walau harta setinggi gunung
Jangan lupa untuk sembahyang

 

Maknanya

Dunia itu manis dan hijau. Dengan kata lain sangat disenangi oleh manusia.

Oleh karena itu banyak manusia yang sangat cinta terhadap harta dunia.

Mereka bekerja siang dan malam demi mengumpulkan harta.

Akan tetapi:

Jangan lupakan sembayang. Itulah pesan dari pantun di atas.

Sembahyang akan menjaga diri kita dari kecintaan yang berlebihan terhadap dunia. Sembahyang menjadikan hati ini merasa tentram dan bahagia.

 

[9]

Matang roti di atas api
Di atas api jauh sejengkal
Apalah arti hidup ini
Jika mati tanpa bekal

 

Maknanya:

Makna dari pantun di atas adalah agar kita jangan terlalu sibuk dengan kehidupan di dunia.

Kita juga harus memberikan waktu untuk menyiapkan bekal di akhirat. Bekal kehidupan setelah kematian.

Apa bekal itu? Yaitu amal kebaikan yang kita kerjakan di dunia ini.

 

 

Contoh Pantun Nasehat dan Maknanya Lainnya Di syairko.com

Syairko.com sudah pernah memberikan beberapa contoh pantun nasehat dan artinya.

Pantun-pantun tersebut merupakan pantun terbaru yang bertemakan agama, anak-anak, nasehat, disertai maknanya.

 

 Silakan baca dalam artikel: Contoh Pantun Nasehat Anak dan Artinya

 

Kumpulan pantun pada artikel tersebut sangat lengkap.

Terdiri dari:

 

1. Pantun Nasehat Anak Sekolah Dan Artinya

Pada pantun tersebut dari beberapa bagian penting. Apa yang kamu dapatkan dari bagian itu?

Kamu bisa mendapatkan 9 pantun tentang pentingnya menuntut ilmu.

Tidak sekedar pantunnya saja, melainkan juga arti dan maknanya.

Jadi kamu akan memahaminya karena ada penjelasannya tentangnya.

 

2. Pantun Nasehat Untuk Kelas 4

Pada bagian kedua, kamu juga bisa mendapatkan pantun yang beraneka ragam.

Terdiri dari beberapa bagian. Mungkin sebagian darinya adalah yang kamu cari.

  • Pantun Tentang Disiplin
  • Pantun Tentang Kebersihan Lingkungan
  • Pantun Tentang Berbakti Kepada Orang Tua

Itulah pantun yang bisa kamu dapatkan.

Setiap bagian terdiri dari 6 atau 7 bait pantun.

 

3. Pantun Nasehat Lainnya

Selain pantun-pantun di atas, ada juga pantun lainnya.

Yaitu:

  • Pantun Bertemakan Remaja
  • Pantun Yang Berada Dalam Lirik Lagu

 

4.  Bonus Pantun

Ada juga pantun-pantun lainnya.

Silakan kamu baca salah satunya.

Bonusnya adalah pantun cinta, pantun nasehat, persahabatan, dan pantun teka-teki.

 

Jika kamu ingin pantun lainnya yang lebih menghibur, klik saja artikel di bawah ini:

 

 

Semua pantun yang ada dalam artikel di atas merupakan pantun lucu.

Jadi kamu bisa ketawa ketiwi sesukamu sewaktu membacanya.

 

Contoh Pantun Nasehat Dan Maknanya: Nasehat Orang Tua

Seperti beberapa pantun di atas, menghormati orang tua adalah kewajiban kita sebagai anak.

Menyayangi orang tua berpahala besar.

Mencintai orang tua berarti juga mengundang kasih sayang dari Tuhan agar memenuhi kehidupan ini.

Maka kali ini kita akan mencoba membuat pantun nasehat orang tua kepada anaknya. Dan tentu saja akan disertai dengan penjelasan arti dan maknanya.

 

Nasehat Untuk Miliki Budi Pekerti Luhur

Budi pekerti yang luhur merupakan hal utama. Hanya dengan akhlak yang mulia kita akan disukai oleh banyak orang.

 

[10]

Minum jamu dengan ampasnya
Orang ronda jaga keamanan
Miliki olehmu akhlak mulia
Itulah tanda orang beriman

Nasehat di atas adalah nasehat yang sangat agung.

Itulah nasehat mengenai akhlak mulia. Seperti yang kita ketahui, akhlak mulia merupakan keharusan bagi manusia jika manusia ingin hidup dengan aman.

Apa saja yang termasuk akhlak mulia? Banyak sekali. Di antaranya:

  • sopan dalam perkataan
  • santun dalam perbuatan
  • menghormati orang tua
  • suka membantu
  • displin
  • menghargai orang lain

Dan masih banyak lagi.

Jangankan orang lain, kamu juga pasti duka dengan orang-orang yang akhlaknya mulia seperti di atas.

 

[11]

Naik pedati ditarik hewan
Hewan sapi hewan peliharaan
Rendah hati serta dermawan
Tanda hati penuh dengan iman

 

Makna pantun di atas sangat jelas. Rendah hati merupakan budi pekerti yang luhur.

Rendah hati artinya tidak sombong. Ia juga tidak merendahkan orang lain.

Sedangkan dermawan adalah sifat suka memberi.

Dua sifat tadi merupakan pertanda dari sempurnanya iman seseorang.

 

[12]

Hutan bakau habislah sudah
Tempat bernyanyi burung pagi
Jika engkau suka merendah
Kedudukanmu akan tinggi

 

Maknanya:

Siapapun yang rendah hati justru derajatnya akan tinggi.

Orang lain akan menyukainya. Orang lain akan memujinya.

Dengan merendah bukan berarti kita menghinakan diri. Justru dengan merendah, kita memuliakan diri kita sendiri.

Lawan dari merendah diri adalah tinggi hati.

Siapa yang suka dengan orang tinggi hati? Orang yang tinggi hati, yang ingin dihormati, ingin dikenal dan dipuji justru akan direndahkan.

Oleh karena itu pesan pantun di atas mengisyaratkan agar kita rendah hati.

 

Nasehat Agar Tolong Menolong

Tolong menolong adalah perbuatan yang baik.

Dengan tolong menolong hidup kita akan mudah.

Kita akan banyak teman yang siap membantu di saat kesusahan.

 

[13]

Tenajar tempatnya kalong
Belati menusuk terasa perih
Belajarlah tolong menolong
Ikhlas hati jangan pamrih

Maknanya adalah agar kita mempunyai sifat tolong menolong.

Dan dalam tolong menolong harus ikhlas. Jangan karena mengharapkan apa-apa kecuali pahala dari Tuhan.

Ikhlas dalam menolong memang sangat berat. Tetapi jika kita sudah bisa ikhlas, maka menolong orangpun menjadi sangat ringan.

***

Untuk pengertian pantun lebih dalam, kamu bisa baca Pengertian Pantun Dan Contohnya Lengkap.

Itulah beberapa kumpulan contoh pantun nasehat dan maknanya.