Kata Bijak Cinta Islami Untuk Kekasih Romantis

 

 

Kata-Kata Bijak Cinta Untuk Calon Suami

 

 

Bila Memang Kita Adalah Jodoh

Allah akan pertemukan,

meskipun aku di Barat sedangkan engkau di Timur.

 

Sejauh apapun jarak di antara kita…

Seberapapun tingginya dinding pemisah…

 

Jikalau memang jodoh, pasti akan bersatu jua. 

 

Janganlah engkau bimbang. 

Berikan energimu untuk membangun masa depan yang cerah. Agar mampu menghadirkan rumah yang nyaman. Agar anak-anak dan istrimu merasakan kebahagiaan. 

 

Di sini, kulatih diriku agar menjadi ibu terbaik bagi anak-anakmu. Juga menjadi seorang istri yang membuatmu bersyukur memiliki diriku. 

 

 

Sabarkan Hatimu Dalam Penantian

Sabarkan hatimu. Jagalah penantian ini tetap indah; tetap berada dalam keridhaan-Nya. 

Akupun tak pernah memaksa agar segala sesuatu terjadi sesuai keinginan. 

 

Sabarkan hatimu dalam penantian. 

Jadikan penantian ini penuh dengan doa, pengharapan, taubat, dan taqarrub kepada-Nya. 

 

Tahukah engkau, 

penantian ini akan memperindah masa-masa pertemuan kelak. 

 

Penantian yang panjang ini akan menambah kebahagiaan manakala Allah menyatukan diriku dan dirimu. 

 

Kuingin tetap menjaga kesucian ini. 

Dalam doa kita berjumpa. Dalam sujud aku meminta. Dalam bahagia kudamba. 

 

Setiap pengorbanan ini…

Keikhlasan ini…

Doa ini…

 

Pastilah dibalas oleh-Nya dengan balasan yang jauh lebih baik. 

 

 

Duhai Calon Suamiku

Kusadari…

Diri ini tak secantik Fatimah, lalu bagaimana aku mengharapkan lelaki sehebat Ali.

Tak pula seteduh Khadijah, maka bagaimana kuharapkan lelaki yang sempurna.

Tak sepandai Aisyah…

 

Yang dapat kulakukan hanyalah menjadi yang tercantik di hadapan-Nya; cantik hati serta jiwa.

 

Kucoba melembutkan hati ini. Agar teduh wajah ini saat kau melihatnya.

Kusingkirkan segala iri dengki. Supaya kau rasakan tatapan penuh kasih di mataku.

 

Kutabahkan hati. Kucoba mendapatkan derajat kesabaran. Agar engkau bisa merasakan kebesaran jiwa.

 

Ya, cita-citaku hanyalah menjadi istri yang bisa memenuhi dadamu dengan rasa bahagia. Bukankah memasukan rasa bahagia kepada seorang muslim sangatlah berpahala?

 

 

Kata-Kata Romantis Untuk Suami Tercinta

 

 

Engkau Tetap Yang Terbaik

 

Kita pernah bertengkar. Salah paham.

Aku pernah dikecewakan. Begitupun dirimu.

 

Tapi perlu kau tahu.

Aku bisa saja diam tak berkata-kata. Berwajah cemberut padamu. Bahkan marah kepadamu.

 

Hanya saja, aku tak mampu bila harus berpisah denganmu. Karena apapun yang terjadi, engkau adalah yang terbaik bagiku.

 

 

Malam Ini

Tataplah diriku. Bukankah wajah cantik ini sudah sah menjadi milikmu?

Malam ini anggaplah diriku seorang gadis yang ingin bermanja denganmu. Yang merindukan belaian kasih sayang serta bermain-main layaknya anak kecil.

 

Kekasihku,

Aku adalah pengantinmu…Akan selalu sebagai pengantinmu. Kecantikan ini, kemolekan ini, dan sekujur raga ini kurelakan hanya untukmu.

 

Dengarlah…

Betapa bahagianya diri ini.

Mimpi dulu kini telah nyata. Aku di sini. Bagai dalam mimpi itu. Bersama denganmu. Memadu kasih. Menghangatkan hati. Membahagiakan jiwa.

 

Belailah rambut indahku.

Lalu berceritalah tentang dirimu. Aku akan mendengarkanya…

Atau buatkan puisi-puisi cinta.

 

Tentang cintamu pada diriku. Sebagaimana Rasul yang menyatakan cinta pada Aisyah menjelang tidurnya.

 

 

Maafkanlah Diriku

Bertahun-tahun sudah kita mengarungi kehidupan dengan bahtera rumah tangga ini. Amuk badai kehidupan telah banyak kita lewati. Begitu pula dengan semilir angin kebahagiaan…

 

Rasanya baru kemarin kita duduk di pelaminan. Tapi waktu berlalu begitu cepat.

Sungguh, aku begitu bahagia selama ini. Menjalani kehidupan bersamamu. Menghadapi berbagai hal dengan hati yang tabah….

 

Kekasihku…

Maafkan diriku bila selama ini belum bisa menjadi istri yang baik untukmu.

 

Maafkan untuk setiap kelalaianku, wajah cemberutku, dan keegoisanku selama ini. Aku tahu engkau begitu bertanggung jawab terhadap keluarga.

Kadang aku tidak mengerti,

bahwa engkau pergi keluar rumah mencari nafkah. Mungkin pikiranmu sedang tidak menentu, perasaanmu sedang sedih, karena berpikir bagaimana caranya mendapatkan rezeki untuk kami semua.

 

Sedangkan aku hanya bisa berbicara bahwa engkau seharusnya begini dan begitu. Tanpa kupahami betapa engkau sedang dirundung banyak masalah.

 

Mungkin ketika engkau pulang ke rumah, engkau mengharapkan keteduhan. Setelah letih seharian bekerja, engkau mengharapkan istirahat dengan nyaman di rumah.

 

Namun seringkali aku tidak mengerti.

Saat engkau pulang justru aku menumpahkan berbagai masalahku padamu. Padahal engkau baru saja pulang. Tubuhmu begitu letih. Dan pikiranmu belum siap menerima berbagai keluhan dariku.

 

Sering pula aku memintamu untuk memahami kemauanku; kemauan seorang istri.

Hanya saja aku jarang sekali memperhatikan apa sebenarnya kemauanmu. Kewajiban apa yang belum kupenuhi sebagai seorang istri?

Apakah aku sudah menyenangkan suamiku selama ini?

 

Maafkan diriku atas semua kesalahanku.

 

Kata-Kata Terimakasih

Kekasihku…

Tahukah engkau, tak dapat kubayangkan bagaimana kehidupanku tanpa kehadiranmu.

 

Aku sangat bersyukur bahwa engkau adalah jodohku.

 

Semenjak bersamamu, aku banyak belajar untuk lebih sabar, tabah, penyayang, dan lebih matang.

Aku belajar bagaimana mengungkapkan cinta dengan tepat. Menguraikan rasa cemburu dengan benar. Sehingga rasa cinta ini semakin bertambah.

 

Kekasihku…

Hari ini ingin sekali rasanya hatiku mengucapkan terimakasih kepadamu.

 

Terimakasih untuk:

senyuman indahmu di pagi hari,

kelembutanmu menenangkan ketidaksabaranku,

kerja kerasmu untuk membahagiakan kami,

kecupan hangat tak terduga.

 

Dan untuk kehadiranmu di sisiku. Terimakasih untuk semuanya.

 

Suamiku…

Itulah kata-kata cinta Islami yang dapat kupersembahkan untukmu.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.