Mengenangmu Membuatku Bahagia

 

Kamu tahu?

Bagiku bahagia itu sangat sederhana. Sekedar mengenang caramu tersenyum: yang membuat hatiku berderai oleh ribuan rasa bahagia.

Yang membuat hati ini damai seperti digerimisi hujan senja, karena senyumanmu adalah senyuman seorang permaisuri.

Bahagia itu sederhana. Sekedar mengenang tatapan teduhmu. Yang membawa perasaanku seolah berada di tepi telaga. Lalu aku berbaring di sana sembari menikmati gemarai daun-daun kering yang berjatuhan dengan amat perlahan.

Sebuah tatapan yang tak pernah bisa hilang dari dinding hatiku.

Maka aku akan tetap mengenangmu.

Mengukir namamu seindah-indahnya, lalu kupeluk dengan segenap rasa ini.

Jika kau tanya tentang bahagia? Maka menyebut namamu saja aku sudah bahagia.

Sebegitu besarkah cintaku padamu? Sebegitu berharga kah dirimu bagiku?

 

Kamu tahu…

Mungkin cintaku ini tak pernah berakhir, seperti angin yang selalu mengembara dari waktu ke waktu.

Cintaku ini tak memiliki titik, ia terus berkelana hingga ujung dunia.

Tetapi kamu harus tahu. Aku sangat bahagia saat tahu bahwa kebahagiaan telah mengisi sulur-sulur hidupmu. Aku ikut tersenyum menatap senyum manis fotomu.

Cintaku selalu, untukmu.
Doaku, selalu menyertaimu.

Aku sangat bahagia meski tak pernah memilikimu.

 

Author: Pecinta Sunyi

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.