Pantun Bulan Ramadhan Minta Maaf

Pantun bulan ramadhan minta maaf ini dibuat karena beberapa alasan.

Pertama untuk menyambut bulan suci Ramadhan. Pada umumnya masyarakat kita meminta maaf menjelang puasa.

Sebenarnya, kita harus meminta maaf begitu melakukan kesalahan. Bukan hanya menjelang Ramadhan ataupun di saat hari lebaran.

Alasan kedua. Karena pada bulan Ramadhan ini merupakan waktu terbaik untuk memperbaiki diri.

Maka kita memperbaiki juga hubungan terhadap sesama manusia.

Kamu pasti pernah menyakiti hati seseorang, mungkin hati saya juga…  🙂

Tapi segenap tim syairko.com sudah memaafkan kamu hehehe… Asal kamu jangan ulangi lagi ya [sambil melotot].

Sekarang mari kita nikmati setiap bait pantunnya, sambil menyeruput teh hangat (eh lupa, kita kan lagi puasa).

 

MOHON MAAF KAWAN SEMUA

Kalau kawan memohon maaf, maka maafkanlah. Hatipun lapang. Jiwapun terasa damai.

Maka dari itu, inilah pantun permintaan maaf.

Mohon maaflah secara tulus.

Termasuk minta maaf lewat pantun.

[1]
Paraf itu sekedar coretan
Mohon maaf saya ucapkan

[2]
Buah kemumu dalam kereta
Maaf darimu yang kupinta

[3]
Main galah di akhir pekan
Jika salah mohon dimaafkan

[4]
Tajam paku pada ujungnya
Maafkan daku sahabat semua

[5]
Air solokan basahi kedai
Kamu memaafkan, hatiku damai

[6]
Pagi hari turun hujan
Baru mandi badan kebasahan
Kusambut bulan suci Ramadhan
Melebur dosa dan kesalahan

[7]
Terbang tinggi burung merpati
Hingga dia di pohon meranti
Lidah ini pernah menyakiti
Maka maafmu yang kunanti

[8]
Kaki lelah di tanjakan
Hari petang tampak temaram
Jika engkau tiada memaafkan
Bagaimana hidup kan tentram?

[9]
Hujan gerimis hujan lebat
Naik perahu lajunya merambat
Terimakasih kawan sahabat
Dukung aku untuk bertaubat

[10]
Anak bungsu dimanjakan
Kalau jauh berkirim surat
Kalau maaf tidak berikan
Rugilah dunia dan akhirat

 

PANTUN BULAN RAMADHAN UNTUK SAHABAT

Sahabat adalah belahan jiwa. Bersama sahabat kita bisa menjadi diri kita apa adanya.

Kejelekan dan kelebihan kita, biasanya diterima dengan lapang dada.

Berkumpul bersama sahabat adalah suatu kebahagiaan. Sedangkan perpisahan dengan sahabat adalah kesedihan.

Sahabat adalah teman bermain, belajar, seru-seruan dan lucu-lucuan.

Persahabatan akan terkenang selamanya. Sebab tidak jarang, sahabatlah yang memberi motivasi hidup agar kita menjadi lebih baik.

Maka hari ini, kita akan memberikan pantun bulan ramadhan untuk sahabat.

[11]
Naik ke atap memakai tangga
Naik ke sana hari selasa
Tak terasa tak terduga
Sebentar lagi kita puasa

[12]
Sejak kera jadi camat
Banyak hewan tidak hormat
Bulan puasa penuh rahmat
Mari beribadah dengan khidmat

[13]
Para bijak mengajar hikmat
Hikmat ilmu adalah nikmat
Bacalah Quran sampai tamat
Di hari kiamat jadi syafaat

[14]
Kancil mengambil seonggok jagung
Diberikan pada sang besan
Nuansa Ramadhan amat agung
Ibadah khusu’ amat berkesan

[15]
Pak tani menjemur gabah
Dijemurnya di dekat lembah
Jauhi olehmu segala ghibah
Karena merusak hati dan lidah

[16]
Buah pala jangan dikunyah
Taruh dulu dalam wadah
Jangan pula suka memfitnah
Itu tandanya pribadi yang rendah

[17]
Sedih hati membaca undangan
Lebih sedih kapalnya karam
Jaga olehmu semua pandangan
Jangan jatuh pada yang haram

[18]
Jahe hangat sedap dirasa
Kondisi tubuh dapat terjaga
Puasamu jangan sia-sia
Hanya dapat lapar dahaga

[19]
Anak ayam naik ke para
Naik dari sudut dan celah
Tarawih harus dipelihara
Jangan hanya mendapat lelah

[20]
Kuning warna buah langsat
Di kaki bukit tumbuh pesat
Jauhi lah segala maksiat
Agar hati tiada kesat

[21]
Harta baik mesti dipilah
Agar hidup mendapat berkah
Mohonlah maaf bila salah
Agar damai berseri merekah

[22]
Mata berpandang tangan menjabat
Persaudaraan terasa hebat
Sambung silaturahim dengan sahabat
Apalagi dengan sanak kerabat

[23]
Kening itu namanya jidat
Lidah gigi untuk melumat
Rajin belajar rajin ibadat
Moga kita mendapat rahmat

[24]
Jika bersyukur nikmat bertambah
Jika berbukit ada pula lembah
Anak hebat berhati tabah
Tekadnya kuat tiada berubah

[25]
Baju kaos dari bahan
Akurium tempatnya lohan
Walau haus dapat ditahan
Untuk jauhi siksa Tuhan

[26]
Tinggi sekali pohon kelapa
Banyak buah sedikit daunnya
Lapar di dunia tidak seberapa
Lapar di akhirat bisa selamanya

[27]
Mentari terbit suatu tanda
Bahwa bertambah usia kita
Sekarang kita masihlah muda
Esok kitapun menjadi tua

[28]
Baju tanjung bahannya kain
Kain elok dari tuan putri
Mati bukan hanya milik yg lain
Kita didatanginya suatu hari

[30]
Lompat-lompat si anak rusa
Lari dari kejaran buaya
Selamat menunaikan ibadah puasa
Moga sampai ke hari raya

***

Oke, sahabat syairko.com semuanya. Kami ucapakan selamat menunaikan ibadah puasa. Semoga pantun bulan ramadhan ini bisa jadi hiburan di siang hari ini.

Jangan lupa membaca Quran.

Hati damai. Jiwa tenang. Berkah di bulan ramadhan.